RSS
 

Posts Tagged ‘debat capres’

MK TANPA CATATAN, TAPI SAYA PUNYA CATATAN

22 Aug

MK telah memutuskan dan menetapkan Presiden RI terpilih tadi malam. Meski demikian, bolehlah saya tetap menyoroti beberapa hal berkaitan dengan itu. Bukan ahli, cuma pengamat amatiran yang sehari-hari ngamen di kampus. Tapi kan tetep ‘rakyat’ juga. Hehe.

1. Memutuskan menolak seluruh gugatan tanpa catatan. Ini luar biasa. Istilah lainnya: Ditolak mentah-mentah. Semua tak berdasar. Semua cuma ilusi. Semua cuma ngarang. Lalu bagaimana dengan fakta berbagai pelanggaran Pilpres di Papua, to name a few? Misalnya, yang paling terkenal, kesaksian Novella. Hanya ilusi? Mimpi? Wallahu a’lam.

2. DKPP memutuskan beberapa pelanggaran dengan beragam sanksi sampai pemecatan. Apakah ini bukan pelanggaran pemilu? Mengapa MK tidak melihat hal yang sama, padahal bukti-bukti yang dihadirkan lebih banyak? Wallahu a’lam.

3. Jumlah DPT yang kacau. Misal, Papua (lagi). Jumlah penduduk hanya 2,9 Juta. Tapi jumlah pemilih bisa mencapai 3,2 Juta. Tiga ratus ribu manusia itu datang dari mana ya? Wallahu a’lam.

4. Jumlah lembar putusan adalah 4.000 sekian lembar. Sebagai penulis, saya bertanya-tanya, apakah mungkin menulis sebanyak itu dalam 3 hari saja? Artinya, sehari ngetik seribu lembar. Gak tahu kalau kamu, kalau saya sih jelas kelenger. Seratus halaman dalam sehari aja sudah njarem, apalagi seribu lembar. Yah, mungkin karena saya gak tahu metode penulisannya, apakah dibagi ke beberapa orang (tapi kemungkinan besar tidak nyambung kontennya), atau… Sudah ditulis jauh-jauh hari sebelumnya saat masih bersidang? Wallahu a’lam.

5. Seharusnya memang para pendukung Prabowo ‘legawa’ 100%. Tapi sikap ini tidak bisa juga dipaksa-paksa karena mereka hanya manusia biasa. Toh, selama 10 tahun belakangan ada seorang manusia biasa lain yang kebetulan pernah menjabat sebagai Presiden RI yang tidak pernah legawa dengan pemerintahan yang sekarang, dan tidak ada yang memaksanya untuk legawa.

Terakhir, 6. Presiden RI secara de facto adalah Bpk. Joko Widodo. Tapi mungkin sebagian diri saya akan tetap menganggap Prabowo Subianto (dan SBY) sebagai pemimpin, bapak bangsa saya.

#merdeka

 
 

SELAMAT UNTUK PRESIDEN RI TERPILIH 2014-2019

22 Aug

DENGAN keputusan MK tadi malam yang menolak SELURUH gugatan Prabowo-Hatta TANPA catatan, maka saya ucapkan SELAMAT atas terpilihnya Bpk. Joko Widodo dan Bpk. Muhamad Jusuf Kalla sebagai Presiden RI 2014-2019.

Sebagai salah satu warga negara yang berharap negerinya berdaulat dan sejahtera, saya menitipkan AMANAH kepada beliau berdua untuk TERUS BERUSAHA menolak, melawan, membendung, dan menghancurkan kepentingan-kepentingan negara-negara asing, aseng, dan para mafia pribumi yang tentunya sama sekali TIDAK BERPIHAK kepada kesejahteraan rakyat Indonesia.

Kiranya Allah SWT selalu berkenan melimpahkan berkah, ridho, dan rahmat-Nya kepada Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia yang mencintai bangsanya.

#merdeka

 
 

DAN MK MEMUTUSKAN…

20 Aug

KEPUTUSAN MK, apa saja kemungkinannya?

A. Keputusan “Biasa”

1. MK memutuskan untuk mengabulkan seluruh permohonan Prabowo-Hatta berdasarkan data-fakta kecurangan TSM yang telah terbuktikan di pengadilan.

2. MK memutuskan untuk mengabulkan sebagian permohonan Prabowo-Hatta, yakni dengan memerintahkan KPU untuk melakukan pemungutan suara ulang di beberapa wilayah seperti Papua dan penghitungan suara ulang di sebagian wilayah seperti Jawa Timur.

3. MK membatalkan hasil penghitungan suara oleh KPU dan mengesahkan hasil penghitungan suara berdasarkan permohonan Prabowo-Hatta.

4. MK menolak seluruh permohonan Prabowo-Hatta karena tidak cukup bukti adanya kecurangan TSM, serta mengesahkan hasil penghitungan suara versi KPU yang memenangkan Jokowi-JK.

TAPI, ingat, ini pengadilan konstitusi oleh MK. MK bisa saja memutuskan hal-hal di luar dugaan pemirsa sekalian oleh karena kondisi negara yang sudah sedemikian kritis, dengan makin besarnya arus serangan konspirasi besar negara-negara penjajah (AS i.e. Clinton cs, Israel, Kanada, Singapura, Australia) yang berkoalisi dengan penjahat-penjahat pribumi dalam selimut, dengan didukung oleh agen-agen intelijen Cina yang berhasil menghimpun kekuatan dari barisan konglomerat Cina hitam, bersatu padu menguasai ekonomi dan politik Indonesia.

MAKA, MK dapat mengeluarkan keputusan “Luar Biasa” sebagai berikut:

B. Keputusan “Luar Biasa”

MK memutuskan untuk membatalkan pemilihan presiden RI 2014-2019, membubarkan KPU, dan memberi mandat kepada Presiden RI 2009-2014 untuk menyelenggarakan pemilu presiden ulang dalam jangka waktu 1 atau 2 tahun.

Dengan melihat sosok Presiden SBY yang sangat cermat, teliti, dan strategis, susah percaya kepada orang lain, maka pantang baginya untuk menyerahkan Indonesia kepada kandidat yang diketahui jelas hanya menjadi “boneka” bagi penjahat-penjahat kemanusiaan di belakangnya.

Pun Prabowo Subianto belum dianggap mampu menghadang serangan konspirasi global sedahsyat itu. Dan bila waktunya telah tiba, bisa saja SBY akan menyerahkan tahta padanya.

The point is: KITA MASIH BUTUH SBY, siapapun Anda, pendukung Prabowo atau Jokowi.

‪#‎merdeka‬

 
 

KENAPA PILIH PRABOWO?

04 Jul

1. Prabowo Tegas.
2. Prabowo Bukan Capres Boneka.
3. Prabowo Bukan Petugas Partai, Tapi Seorang Leader.
4. Prabowo Cerdas (IQnya 152, Mendekati Einstein/Habibie)
5. Prabowo Setia, Tak Pernah Langgar Perjanjian Batutulis.
6. Prabowo Tidak Munafik.
7. Prabowo Berkarakter.
8. Prabowo Militer, Selama Presiden Dari Militer, NKRI Tetap Terjaga. (Megawati -> Sipadan dan Ligitan Diambil Malaysia, Habibie -> Timtim Lepas)
9. Prabowo Anak Menteri Keuangan Soekarno dan Cucu Pendiri Bank BNI, Asal Usul Jelas.
10. Prabowo Berhasil Menjadikan Kopassus Sebagai Pasukan Elite Dunia.
11. Prabowo Ketua HKTI, Peduli Petani Dan Rakyat Kecil.
12. Prabowo Satu-Satunya Capres Yang Berani Kontrak Politik Dengan Buruh.
13. Prabowo Ketua APPSI, Peduli Pedagang Pasar Tradisional.
14. Prabowo Ketua IPSI, Pencak Silat Indonesia Juara SEAGames, Prabowo Rela Rumahnya Dijadikan Tempat Latihan.
15. Prabowo Menguasai 4 Bahasa Asing (Inggris, Jerman, Prancis, Belanda)
16. Prabowo Sabar, Walaupun Difitnah Tak Pernah Membalas.
17. Prabowo Amanah.
18. Prabowo Didukung Tokoh Agama.
19. Prabowo Berhasil Menyelamatkan TKI dari Hukuman Mati Padahal Bukan Pejabat Pemerintahan.
20. Prabowo Ketua Dewan Pembina Gerindra, Ridwan Kamil (Walikota Bandung/Kader Gerindra) Sebagai Walikota Terbaik Dunia.
21. Prabowo Blusukan Ke Puncak Dunia (Mount Everest) Untuk Kibarkan Merah Putih.
22. Prabowo Blusukan Hampir Ke Semua Wilayah Tanah Air Sebagai Prajurit.
23. Prabowo Blusukan Bebaskan Sandera dari OPM, dari Mission Imposible (kata Delta Force AS) menjadi Mission Completed dengan Baik.
24. Prabowo Blusukan Tak Pernah Minta Diliput Media.
25. PRABOWO TIDAK PERNAH NGEMIS UANG RAKYAT UNTUK KAMPANYE, Justru Memberi Bantuan Pada Anak Yatim.
26. Prabowo Tidak Mencla Mencle.
27. Prabowo Berwibawa Dan Disegani Dunia Internasional.
28. Prabowo Satu-Satunya Capres Yang Berhasil Menemukan Kebocoran Kekayaan RI sebesar Rp.1.160 triliun per tahun.
29. Prabowo bukan sekedar merakyat saja tapi memang untuk mensejahterakan rakyat. (Nggak blusukan tok tapi tanpa dampak mensejahterakan)

Trimakasih telah menyebarkannya. (Dari Kang Masyhuri JarismartConsulting)

 
 

BEDA SBY, PRABOWO, DAN JOKOWI TANGGAPI KRITIK

04 Jul

“PARTAI DEMOKRAT yang didirikan SBY dan menjadi partai penguasa kerap menjadi sasaran kritik dari berbagai media mulai dari masalah korupsi hingga masalah Cikeas. Namun SBY tak membredel atau mencabut izin media yang mengkritiknya. Jokowi dan PDIP belum teruji. SBY lebih demokratis.

Sikap Jokowi dan pendukungnya juga berbeda dengan PRABOWO Subianto. Selaku calon presiden, Prabowo pernah dituding berbagai kritikan. Mulai dari dituduh penculik, pembunuh, hingga psikopat, namun Prabowo tetap diam dan tak ada reaksi marah di depan publik.”

–Pangi Syarwi Chaniago (Dosen Politik UIN Syarif Hidayatullah)

Kami juga tak tahu apa saja olok2an Metro TV kepada Prabowo selama ini. Tapi tak ada keinginan kami untuk menyerbu kantor Metro TV. Tidak ada instruksi dari pimpinan timses untuk itu. Ketua Timses Prof Mahfud MD tak pernah instruksikan itu. Dan lagian, kami sadar betul, sungguh Metro TV itu sedang tersandera. Maka kami maklum.

Pertarungan memang keras. Tapi tetap harus sadar diri. Tahan nafsu.

#IStandOnTheLogicalSide

 
 

WANTIMPRES: INDONESIA HARUS DIPIMPIN PRESIDEN YANG KUAT DAN BERANI

04 Jul

“HAL INI antara lain ditandai dengan keberadaan donatur kampanye Jokowi yang usahanya berafiliasi dengan kepentingan asing. Presiden terpilih nanti harus memiliki kemandirian, dan tidak memiliki beban pada pihak asing. Sebab, jika memiliki beban maka pihak asing bisa mengambil keuntungan dari Indonesia.

PRABOWO memiliki tekad, keberanian, kemauan, dan kemampuan untuk mewujudkan ide tentang kekayaan alam Indonesia sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Logikanya, hal inilah yang bikin tidak nyaman negara luar. Karena kalau Indonesia kuat, dikhawatirkan sebagai ancaman serta mereka tidak lagi bisa mengeksploitasi Indonesia untuk kemakmuran mereka.”

–Letjen (TNI) Purn. Romulo Simbolon (Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden bidang Hankam)

 

Sumber: http://www.pkspiyungan.org/2014/07/wantimpres-asing-senang-jika-jokowi.html
#IStandOnTheLogicalSide

 
 

DUKUNGAN ULAMA DEMI UANG?

03 Jul

ADA yang mengolok dukungan para Ulama kepada Prabowo dengan serangan pribadi kepada para guru kita itu. Ia bilang emangnya ulama dah pasti masuk surga? Paling2 mereka kan poligami, dan kalo poligami berarti kebutuhan hidup bertambah.

Masya Allah.. Orang ini perlu di-REVOLUSI MENTAL-SPIRITUAL sekaligus. Mungkin sekalian di-REINKARNASI MENTAL juga. Ia lupa sejarah bagaimana para Ulama turut membantu kemerdekaan Indonesia, bersama tokoh agama lainnya.

Astaghfirullah.. Kita juga perlu istighfar. Mungkin kadang hati terselip juga omongan kepada para guru kita. Salim buat para ulama sepuh.. T T

 
 

PRABOWO ANTI-DEMOKRASI?

03 Jul

Ini jawaban beliau di hadapan perwakilan negara-negara asing di Jakarta kemarin. (Selengkapnya di http://asiapacific.anu.edu.au/newmandala/2014/07/01/anti-democratic-prabowos-response/)

 

“I think sometimes or many times my comments have been taken out of context, or not in the complete version. I was asked in that session; that was a session concerning culture. I was asked by the delegation, a senior cultural figure in Indonesian society. He asked me what my opinion was, because in our national ideology – Pancasila – the wording of the clause to describe our version of democracy, we call it kerakyatan [meaning government by the people, for the people] – in the version kerakyatan is guided by what we call hikmah melalui permusyaratan perwakilan [short hand interpretation for a reference for the Fourth Principle of Pancasiila], consultative discussions by representation.

 

“So the direction of the question was, that many in Indonesian social and cultural leaders feel that basically our version of democracy should emphasise more on consultative consensus building through representation, so basically the essence is that democracy in our original constitution actually is more in line with Westminster Parliamentary democracy. This was the general direction of their thought.

 

“It’s not democracy versus authoritarian government. I sort of sense where you want to lead this question. Because I am being created as somebody who is anti-democracy. That I want authoritarian government. I want to go back to the New Order! (laughs and applause from audience). Please be assured. I am a democrat (applause). I BELIEVE IN DEMOCRACY. I WAS A SOLDIER. I was A PROFESSIONAL SOLDIER. And I SOWER AN OATH to the Indonesian constitution to PROTECT the constitution of the Republic. So I always uphold the constitutional power. That’s why I’m in politics. I’ve been politics already for what – nearly ten years? This is MY THIRD GENERAL ELECTION. So I do it the hard way. I don’t go assemble tanks and take over Parliament House, no haha (laughs from audience; more applause).

 
 

CARA MEMILIH PEMIMPIN (UNTUK PEREMPUAN)

27 Jun

BAGI KAUM PEREMPUAN, khususnya jelang Pilpres 2014 ini, memilih pemimpin rumah tangga dan pemimpin bangsa bisa jadi sama-sama pentingnya. Keduanya juga bukan pekerjaan mudah. Hanya saja, keduanya bisa dilakukan dengan preferensi berikut ini:

Dulu saya pernah membaca atau mendengar dari seorang alim ulama ketika ada kajian soal memilih jodoh. Di situ beliau memberikan tips ringkas bagaimana seorang perempuan akan memilih calon pemimpinnya kelak.

Menurut beliau, ketika melihat dan menilai seorang laki-laki calon pemimpin (rumah tangga dan bangsa), ada 2 kriteria utama yang bisa menjadi pertimbangan utama:

1. Lihatlah siapa teman-temannya.
Kualitas teman-teman seseorang bisa menjadi preferensi seperti apa ia dalam kesehariannya. Kualitas ini mencakup kepribadian, perilaku sehari-hari, dan, yang terpenting, kualitas keimanan dan ketakwaannya. Rasulullah pernah berpesan bahwa agama teman-temanmu adalah agamamu.

2. Lihatlah buku bacaannya
Dengan melihat buku-buku yang dilahapnya setiap hari, kita bisa menilai kualitas pemikiran seseorang, termasuk kedalaman berpikirnya, kecenderungan ideologinya, sampai minat dan tujuan utama dirinya dalam kehidupan ini.

Nah, buat Anda kaum perempuan yang tidak sedang memilih pemimpin rumah tangga, Anda bisa gunakan kriteria ini nanti dan sekarang untuk memilih pemimpin bangsa ke depan dulu:

1. Lihatlah sang capres dan teman-teman di sekitarnya, apakah ada orang-orang berbahaya di sana atau tidak, bagaimana kualitas keimanan mereka dalam keseharian, dst.
2. Lihatlah sang capres dan buku-buku bacaannya, berapa banyak ia membaca buku dalam kesehariannya, dst.
3. Dan di antara piihan yang ada sekarang, hanya PRABOWO-lah yang memenuhi kriteria terbaik di antara lainnya. Mengapa?

Siap memilih?

#SelamatkanIndonesia

 
 

RENCANA MENGHABISI KARIR MILITER PRABOWO

27 Jun

SEPOTONG KISAH DI MASA LALU PRABOWO

Keyakinan Prabowo makin kuat saat bertemu dengan mantan pangab
Jenderal TNI (Purn.) L.B. Moerdani, pada satu acara, tak lama sebelum
DKP mengakhiri pemeriksaannya. Di situ, Benny memberi sinyal yang
sama. Karier Prabowo di militer sudah tamat. “Jadi, keputusan untuk
menyingkirkan saya sudah jatuh sebelum DKP dibentuk,” tutur mantan
Danjen Kopassus ini.

Setelah menerima keputusan pemberhentiannya itu, Prabowo menghadap ke Mabes ABRI, menanyakan ihwal keputusan itu. Dia bertemu Kasum ABRI Letjen TNI Fahroel Rozi, salah seorang anggota DKP, yang lantas menganjurkan Prabowo bertemu Panglima ABRI Jenderal TNI Wiranto.

Kesempatan diberikan keesokan hari, Kamis, 27 Agustus 1998. Pertemuan itu cuma berlangsung 10 menit. Mengenang pertemuan tersebut, Prabowo mencatat reaksi Wiranto membingungkan. Panglima ABRI ini bersikap seolah-olah tak bisa berbuat apa-apa untuk membantu Prabowo. “Kamu kan tahu kondisinya,” begitu ucapan Wiranto kepada Prabowo. Prabowo pun tak mau berbasa-basi. “I don’t like it,” katanya.

Seraya menatap mata Wiranto, Prabowo minta maaf atas kesalahan yang dibuatnya selaku prajurit ABRI. Prabowo juga pamit untuk ke luar negeri, melaksanakan umrah dan berobat. “Saya sering mengalami kecelakaan dalam bertugas. Karena itu, saya akan menggunakan kesempatan ke luar negeri untuk berobat di Jerman,” kata Bowo, panggilan akrabnya. Dia juga minta tolong agar surat pensiunnya dari ABRI segera dikeluarkan agar dirinya bisa membantu adiknya, Hashim Djojohadikusumo berbisnis di Timur Tengah. “Saya kan perlu mencari nafkah,” ujar Bowo.