RSS
 

Gak Mungkin Allah Gak Adil

12 Jan

Allah Adil

 

Tadi habis main-main ke blog Prof. Thohir Luth dan membaca tulisan terbaru beliau. Tentang hikmah di balik musibah.

 

Tapi, bukan tentang hikmah yang saya tulis kali ini. Tapi tentang konsep dan aplikasi keadilan versi Allah SWT.

 

Seandainya kita bisa memahaminya, lalu menerapkannya, niscaya tidak akan ada pertentangan di muka bumi ini.

 

Saya menjelaskannya dengan sebuah gambaran sederhana dari sebuah film Barat yang dibintangi oleh Jim Carrey dan Jennifer Aniston berjudul “Bruce Almighty”.

 

Ini film lama, dan cukup kontroversial. Sosok Bruce, yang diperankan Jim, digambarkan mendapat tantangan untuk mengambil alih tugas-tugas ketuhanan oleh “Tuhan” secara langsung (yang diperankan oleh Morgan Freeman. Gila, “Tuhan” kok diperankan. Hehe!).

 

Singkat cerita, karena Bruce sering protes atas berbagai ketidakadilan yang terjadi dalam karir dan kehidupan asmaranya, sekarang ia ditantang untuk berbuat adil kepada seluruh manusia dengan menjadi “Tuhan”.

 

Satu potongan adegan yang menarik ialah ketika suatu pagi Bruce terbangun dan mendapati jutaan sur-el masuk ke komputernya yang berisi permohonan doa seluruh umat manusia di dunia.

 

Salah satu doanya adalah agar mereka dimenangkan dalam sebuah lotere yang berhadiah uang tunai dalam jumlah besar.

 

Bruce bingung, bagaimana cara mengabulkan doa ini? Siapa yang harus ia kabulkan?

 

Daripada bingung, akhirnya ia memutuskan untuk mengabulkan semua doa itu dengan cara meng-klik Ctrl A pada papan kibornya dan memilih menu “Yes” pada pertanyaan yang muncul di layar monitor: “Kabulkan semua?”.

 

Akhirnya, semua orang yang berdoa itu mendapatkan berita bahwa ia memenangkan lotere. Semua bersuka cita!

 

Tapi, karena yang menang undian jadinya ribuan orang, hadiah uang tunai besar itu pun harus dibagi ke sejumlah orang itu. Yang tadinya bisa sampai ribuan dolar, sekarang tiap pemenang (tiap orang yang berdoa) hanya mendapatkan sekitar 4 dolar saja!

 

Adilkah? Dari sisi penyamarataan, iya. Tapi dari sisi keadilan yang hakiki, tentu tidak!

 

Dari cerita ini, kita bisa simpulkan bahwa adil itu bukan berarti semuanya menang. Tetapi adil adalah ketika beberapa orang menang, dan sisanya kalah, tetapi ia mendapatkan keuntungan yang lain dari doanya dalam bentuk lain. Mungkin berupa hadiah yang diberikan oleh temannya, mendapat bonus di luar gaji di pekerjaannya, mendapat penghargaan tertentu dari atasan, atau sekadar mendapat ketentraman hati ketika di suatu hari mendapatkan musibah.

 

Jadi, sistem keadilan yang disusun oleh Allah SWT itu sangat rumit, melibatkan berbagai variabel yang tidak mungkin dibayangkan oleh manusia siapa pun.

 

Implikasinya, bila Anda mengalami “ketidakadilan” dalam hidup Anda, percayalah, Allah itu Maha Adil. Dia sudah mengatur segalanya, sehingga pada kesempatan yang akan datang Anda mendapatkan apa yang Anda butuhkan dan inginkan itu dalam bentuk yang lain, baik di dunia maupun di akhirat.

 

#thinksmart

 
 

Tags: , , ,

Leave a Reply

 
CAPTCHA Image
*